Loading

Theme Song World Cup 2010


     Piala Dunia merupakan suatu ajang kompetisi dimana negara-negara dari seluruh belahan dunia saling bersaing untuk memperebutkan tahta dan mahkota untuk menjadi yang terdepan khususnya di ajang persepakbola dunia.

     Tahun 2010 merupakan tahun yang "beruntung" bagi negara  Afrika Selatan (South Africa) yang sebagian besar penduduknya didominasi oleh warga kulit hitam dipercayai oleh FIFA untuk mengemban amanah guna memfasilitasi penyelenggaraan World Cup 2010, tidak tanggung-tanggung Wavin’ Flag karya K'Naan juga dinobatkan sebagai official theme song World Cup 2010 yang juga merupakan salah satu single Hits karya anak bangsa Afrika.


K’Naan adalah seorang penyanyi muslim yang beraliran Hip-Hop lahir di Somalia. Arti nama K'Naan dalam Bahasa Somalia adalah pengembara. K'Naan pernah melakukan tour bersama penyanyi papan atas dunia seperti Jason Mraz dan Lenny Kravitz. Bagi kamu yang ingin mendownload soundtrack bisa download disini.

STRESS DALAM PEKERJAAN

     Stres kerja merupakan kondisi psikologis sebagai hasil persepsi karyawan terhadap interaksi antara dirinya dengan lingkungan kerjanya dimana interaksi tersebut menimbulkan gangguan fisiologis dan psikologis sebagai akibat ketidakseimbangan antara kemampuan yang dimiliki karyawan tersebut dengan tuntutan pekerjaan yang dihadapinya.
     Stres dalam pekerjaan merupakan salah satu gangguan potensial yang akan berdampak pada kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) dan akan berpengaruh kepada kegiatan operasional perusahaan secara keseluruhan.

Gejala-gejala stres 

* Gejala fisik
Berupa nafas memburu, mulut dan kerongkongan kering, tangan lembab, merasa panas,, otot-otot tegang, mencret, sembelit, letih yang tidak beralasan, sakit kepala, dan salah urat.

*Prilaku
Perasaan bingung, cemas, sedih, jengkel, salah paham, tak berdaya, tak mampu berbuat apa-apa, gelisah, gagal, merasa tidak menarik, kehilangan semangat, bisa juga berupa kesulitan dalam konsentrasi, berpikir jernih dalam membuat keputusan, bahkan sampai pada hilangnya kreativitas, gairah dalam penampilam, dan minat terhadap orang lain.

Tipe Kepribadian yang Rawan Stres     


* Orang yang sangat hati-hati
* Orang yang pencemas
* Orang yang kurang percaya diri
* Orang yang temperamental

Tipe Kepribadian yang tidak Mudah Stres

* Kecerdasan Emosional
* Kecerdasan Spiritual


Dampak Stres Kerja


* Rendahnya produktivitas
* Tingginya tingkat absensi
* Menurunnya prestasi (performance)

Penyebab Stres Kerja

* Kondisi kerja yang selalu berada dibawah tekanan
* Ketidakjelasan tugas yang diberikan
* Kurangnya perencanaan kerja
* Adanya ancaman di kalangan karyawan
* Teman kerja yang selalu mengganggu
* Ketidaknyamanan fisik
* Tidak adanya perbaikan untuk mengatasi masalah-masalah diatas. 

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan/atau komponen lainnya ke lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungazat  hidup tidak dapat fungsi lagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan.

Proses Pencemaran

Proses pencemaran dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung


- Secara langsung yaitu bahan pencemar tersebut langsung berdampak meracuni sehingga mengganggu kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan atau mengganggu keseimbangan ekologis baik air, udara maupun tanah.

- Secara tidak langsung yaitu beberapa zat kimia bereaksi di udara, air maupun tanah, sehingga menyebabkan pencemaran.

HUKUM DALAM KEPERAWATAN

Fungsi :

* Beri kerangka untuk menentukan tindakan keperawatan mana yang sesuai dengan hukum
* Bedakan tanggungjawab perawat dengan profesi lain
* Bantu menentukan batasan kewenagan tindakan keperawatan mandiri
* Bantu dalam mempertahankan standar praktek keperawatan

Undang-undang tentang praktek keperawatan

* UU No. 9 tahun 1960 tentang pokok-pokok kesehatan
* UU No. 6 tentang tenaga kesehatan yang merupakan penjabaran daru UU No. 9 tahun 1960. Perawat masih ditempatkan pada posisi yang secara hukum tidak mempunyai tanggungjawab mandiri karena masih tergantung pada tenaga kesehtan lain.
* UU kesehatan No. 18 tahun 1964 mengatur tentang wajib kerja para medis. Perawat masih dinyatakan sebagai tenaga kerja membantu tenaga kesehatan akademis termasuk dokter sehingga perawat ditinjau dari keprofesian jauh dari kewenangan tanggungjawab terhadap pelayanan sendiri
* UU No. 23 tahun 1992 merupakan UU yang banyak memberi kesempatan bagi perkembangan keperawatan termasuk praktek keperawatan profesional karena dalam UU ini dinyatakan tentang staandar praktek, hak-hak pasien, kewenagan maupun perlindungan hukum bagi  profesi kesehatan termasuk perawat

INTERNATIONAL COUNCIL NURSING (ICN)

INTERNATIONAL COUNCIL NURSING (ICN) merupakan  kumpulan (group) organisasi profesi keperawatan dari berbagai negara di dunia, yang didirikan pada tahun 1899, dimana terdapat lebih dari 120 negara bergabung dalam kelompok ini termasuk Indonesia.

ICN merupakan organisasi internasional keperawatan pertama :

* Menjamin dan bekerja untuk pelayanan keperawatan secara menyeluruh
* Memperjuangkan profesi keperawatan
* Meningkatkan pendididkan keperawatan
* Memperdulikan profesi keperawatan
* Memiliki kompetensi dan kepuasan kerja perawat


ICN MISSION

To represent nursing worldwide, advancing the profession and influencing health policy


Tujuan ICN

Ada Tiga "goals" dan Lima "score values" sebagai paduan dan motivasi aktivitas ICN

Goals :
1) To bring nursing together worldwide
2) To advance nurses and nursing worldwide
3) To influence health policy

Core values :
1) Visionary leadership
2) Inclusiveness
3) Flexibility
4) Partnership
5) Achievement

ICN Pillars

ICN mengidentifikasikan 3 key program penting untuk memperbaiki keperawatan dan kesehatan :
1) Praktek keperawatan profesional
2) Regulasi keperawatan
3) Perbaikan sosial ekonomi perawat

Regulasi keperawatan

* Pendidikan berkelanjutan
* Ethic dan Human rights
* Credentialing

PRAKTEK KEPERAWATN PROFESIONAL

Falsafah Praktek Keperawatan

Pernyataan falsafah keperawatan di Indonesia

1. Perawat merupakan bantuan, diberikan berikan karena adanya kelemahan fisik dan mental, keterbatasan pengetahuan, serta kurangnya kemauan menuju kepada kemampuan melaksanakan kegiatan hidup sehari-hari.

2. Kegiatan dilakukan dalam upaya penyembuhan, pemulihan, serta pemeliharaan kesehatan dengan penekanan kepada upaya pelayanan utama sesuai dengan wewenang, tenggung jawab dan etika keperawatan.

Pengertian Praktek Kepearawatan Profesional

* Kelompok kerja keperawatan Konsorsium ilmu kesehatan (1992) mendefinisikan Praktek Keperawatan sebagai berikut

* Praktek Keperawatan adalah tindakan mandiri perawat profesional melalui kerja sama bersifat kolaboratif dengan pasien/klien dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan askep sesuai dengan lingkup wewenang dan tanggung jawabnya.

Karakteristik Praktek Keperawatan Profesional

1. Otoritas
2. Akuntabilitas
3. Pengambilan Keputusan
4. Kolaboratif
5. Pembelaan/Dukungan
6. Fasilitas

Fokus Praktek Kepetrawatan Profesional

Praktek keperawatan meliputi 4 area yang terkait dengan kesehatan (Kozier dan Erb, 1990) yaitu :

1. Peningkatan Kesehatan
2. Pencegahan Penyakit
3. Pemeliharaan Kesehatan
4. Pemulihan Kesehatan
5. Perawatan Pasien Menjelang Ajal

Nursing Practice Model

Nursing Practice Area

* Promotive

* Preventive

* Curative

* Rehabilitative



Praktik

* Praktik keperawatan adalah tindakan cerdas mandiri perawat profesional melalui kerjasama bersifat kolaboratif dengan klien dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya.


Lingkup Praktik

* Kewenangan perawat adalah hak otonomi untuk melaksanakan asuhan keperawatan berdasarkan pendidikan, kemampuan yang dimiliki.

* Lingkup kewenangan perawat dalam praktek keperawatan profesional pada kondisi sehat dan sakit sepanjang masa kehidupan mencangkup :
- Askep pada klien anak usia 28 hari-usia 18 tahun, bayi baru lahir sampai dengan  usia 12 tahun
- Askep maternitas, yaitu askep pada klien wanita, pasangan usia subur yang berkaitan dengan reproduksi tanpa kehamilan, wanita hamil, wanita melahirkan, wanita nifas, wanita diantara dua persalinan baik kondisi normal maupun beresiko dan bayi baru lahir dengan usia 40 hari yang sehat
- Askep medikal bedah  yaitu askep pada klien usia diatas 18 thn-60 thn dengan gangguan fungsi tubuh baik oleh karena trauma atau ke;ainan fungsi tubuh.
- Askep jiwa yaitu askep pada semua klien pada semua usia yang mengalami berbagai masalah kesehatan jiwa
- Askep keluarga yaitu askep pada klien keluarga yang merupakan unit terkecil dalam masyarakat sebagai akibat pola penyesuaian keluarga yang tidak sehat sehingga tidak terpenuhinya kebutuhan keluarga
- Askep komunitas yaitu askep pada klien masyarakat pada kelompok khusus, di wilayah tertentu pada semua usia sebagai akibat terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat
- Askep gerontik yaitu askep pada klien usia 60 tahun keatas yang mengalami proses penuaan dan permasalahannya

Kecerdasan Emosi

Konsep Kecerdasan

* Kecerdasa Intelektual ( IQ ) berkaitan dengan keterampilan seseorang menghadapi persoalan yeknikal dan intelektual.

Kecerdasan Emosi menunjukkan suatu susunan kemampuan individu untuk dapat mengenal, menggunakan dan mengatur emosi dengan cara yang efisien dan produktif sehingga dapat menghadapi lingkungan secara efektif.


Kecerdasab Emosi Model Goleman (1995)


* Kesadaran Diri (self-awareness)
   - Mengetahuai apa yang dirasaakan dan menggunakannya untuk memandu pengambilan keputusan diri sendiri
   - Memiliki tolak ukur yangg realistis atas kemampuan diri dan kepercayaan diri yang kuat

* Penguasaan Diri (self-regulation)
   - Mengelola emosi sehingga berpengaruh positif pada pelaksanaan tugas
   - Peka terhadap kata hati dan sanggup menunda kenikmatan sebelum tercapainya sasaran
   - Mampu pulih kembali dalam tekanan emosi

* Motivasi Diri (motivation)
   - Menggunakan hasrat diri yang paling dalam untuk menggerakkan dan menurunkan diri menuju sasaran, membantu individu mengambil inisiatif dan bertindak sangat efektif dan untuk bertahan menghadapi kegagalan dan frustasi

RESILIENSI

Konsep Resiliensi

Menurut Werner (1995) konsep resiliensi menggambarkan tiga macam fenomena :

* Perkembangan yang sehat di lingkungan yang beresiko tinggi
* Kompensasi yang baik, pada situasi menekan
* Pemulihan dari trauma

Pengertian Resiliensi

* Menurut Luthar dkk; Olsson dkk, Rutter dkk

   -Suatu proses adaptasi positif yang bersifat dinamis dan dapat berubah sepanjang waktu

* Menurut Bonanno (2004)

   - Resiliensi sebagai kemampuan individu dalam mengatasi situasi yang sulit (kesengsaraan/penderitaan)
   - Untuk tetap stabil, dalam kondisi fisik dan kejiwaan  yang sehat
   - Serta kapasitas untuk mendapatkan pengalaman dan emosi positif
   - Resiliensi lebih merupakan bagian dari  proses adaptasi dan dapat ditingkatkan di sepanjang rentang waktu kehidupan.

The Big Five Personality

Tujuan :

Untuk melihat kepribadian manusia melalui trait yang tersusun dalam lima buah dominan kepribadian yang telah dibentuk dengan menggunakan analisis faktor.

Faktor-faktornya :

1. Ektraversi ( E )
2. Agreebleness ( A )

3. Openness ( O )
4. Neuroticism ( N )
5. Conscientiousness ( O )

PERILAKU ORGANISASI

RUANG LINGKUP 
KAJIAN PERILAKU ORGANISASI 


1. Pengantar
    - Dasar, Pengertian Perilaku 

2. Perilaku Individu
    - Dasar Perilaku Individu
    - Persepsi
    - Pengambilan Keputusan
    - Nilai, Sikap, Kepuasan Kerja
    - Motivasi ( Teori dan Terapan )


3. Perilaku Kelompok

    - Dasar Perilaku Kelompok
    - Komunikasi
    - Kepemimpinan
    - Konflik dan Kekuasaan 
    - Stres Kerja 
    - Negosiasi
    - Perilaku Antar Kelompok

4.  Sistem Organisasi 
    - Struktur Organisasi
    - Desain dan Pengembangan Kerja
    - Budaya Organisasi
    - Kebijakan Sumber Daya Manusia
    
5. Dinamika Organisasi
    - Perubahan dan Pengembangan Organisasi



ASAS LINGKUNGAN HIDUP

1. Semua energi yang memasuki sebuah organisme hidup, populasi atau ekosistem dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain tetapi tidak dapat hilang, dihancurkan atau diciptakan.
Pengertian :
Asas ini adalah sebenarnya serupa dengan hukum termodinamika I, yang sangat fundamental dalam fisika. Asas ini dikenal sebagai hukum konservasi energi dalam persamaan matematika. Energi yang memasuki jasad hidup,populasi, atau ekosistem dapat dianggap energi yang tersimpan atau terlepaskan. Dalam hal ini sistem kehidupan dapat dianggap sebagai pengubah energi, dan berarti pula akan didapatkan berbagai strategi untuk mentransformasi energi.
Contoh :
Banyaknya kalori, energi yang terbuang dalam bentuk makanan diubah oleh jasad hidup menjadi energi untuk tumbuh berbiak, menjalankan proses metabolisme, dan yang terbuang. Dalam dunia hewan sebagian energi hilang, misalnya, dalam bentuk tinjanya sebagian diambil oleh parasit yang terdapat dalam tubuhnya. Metabolisme hewan ini kemudian terbagi dalam beberapa komponen yang tetap dapat mempertahankan kegiatan metabolisme dasarnya.

2. Tak ada sistem pengubahan energi yang betul-betul efisien.
Pengertian :
Asas ini tak lain adalah hukum thermodinamika kedua, ini berarti energi yang tak pernah hilang dari alam raya, tetapi energi tersebut akan terus diubah dalam bentuk yang kurang bermanfaat.
Contoh :
Misal energi yang diambil oleh hewan untuk keperluan hidupnya adalah dalam bentuk makanan padat yang bermanfaat. Tetapi panas yang keluar dari tubuh hewan karena lari,terbang, atau berenang terbuang tanpa guna.

3. Materi, energi, ruang, waktu, dan keanekaragaman, semuanya termasuk kategori sumberdaya alam.
Pengertian :
Memang jelas dalam asas kimia, bahwa pengubahan energi oleh sistem biologi harus berlangsung pada kecepatan yang sebanding dengan adanya materi dan energi di lingkungannya. Pengaruh ruang secara asas adalah beranalogi dengan materi dan energi sebagai sumber alam.
Contoh :
Misal pada ruang yang sempit bagi suatu populasi yang tingkat kepadatannya tinggi mungkin akan terjadi terganggunya proses pembiakan. Pada ruang yang sempit hewan jantan akan bertarung untuk mendapatkan betina sehingga pembiakan terganggu. Sebaliknya kalau ruang terlalu luas, jarak antar individu dalam populasi semakin jauh, kesempatan bertemu antara jantan dan betina semakin kecil sehingga pembiakan akan terganggu.
Ruang dapat juga memisahkan jasad hidup dengan sumber bahan makanan yang dibutuhkan, jauh dekatnya jarak sumber makanan akan berpengaruh terhadap perkembangan populasi.
Waktu sebagai sumber alam tidak merupakan besaran yang berdiri sendiri. Misal hewan mamalia di padang pasir, pada musim kering tiba persediaan air habis dilingkungannya, maka harus berpindah ke lokasi yang ada sumber airnya. Berhasil atau tidaknya hewan bermigrasi tergantung pada adanya cukup waktu dan energi untuk menempuh jarak lokasi sumber air.
Keanekaragaman juga merupakan sumberdaya alam. Misal semakin beragam jenis makanan suatu spesies semakin kurang bahayanya apabila menghadapi perubahan lingkungan yang dapat memusnahkan sumber makanannya. Sebaliknya suatu spesies yang hanya tergantung satu jenis makanan akan mudah terancam bahaya kelaparan

4. Untuk semua kategori sumber alam, kalau pengadaanya sudah mencapai optimum, pengaruh unit kenaikannya sering menurun dengan penambahan sumber alam itu sampai ke suatu tingkat maksimum. Melampaui batas maksimum ini tak akan ada pengaruh yang menguntungkan lagi.
Untuk semua kategori sumber alam (kecuali keanekaragaman dan waktu) kenaikan pengadaannya yang melampui batas maksimum , bahkan akan berpengaruh merusak karena kesan peracunan. Ini adalah asas penjenuhan. Untuk banyak gejala sering berlaku kemungkinan penghancuran yang disebabkan oleh pengadaan sumber alam yang sudah mendekati batas maksimum.
Pengertian :
Asas ini dapat dijelaskan dengan gambar, dimana batas suhu maksimum membatasi kegiatan hidup dalam sistem biologi :

Asas 4 tersebut terkandung arti bahwa pengadaan sumber alam mempunyai batas optimum, yang berarti pula batas maksimum, maupun batas minimum pengadaan sumber alam akan mengurangi daya kegiatan sistem biologi.
Contoh :
Pada keadaan lingkungan yang sudah stabil, populasi hewan atau tumbuhannya cenderung naik - turun (bukan naik terus atau turun terus). Maksudnya adalah akan terjadi pengintensifan perjuangan hidup, bila persediaan sumber alam berkurang. Tetapi sebaliknya, akan terdapat ketenangan kalau sumber alam bertambah.

5. Ada dua jenis sumber alam dasar, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang penggunaan seterusnya, dan yang tak mempunyai daya rangsang penggunaan lebih lanjut.
Pengertian :
Ada 2 hal pada asas 5 ini. Di suatu pihak dapat kita bayangkan suatu keadaan atau situasi, dengan jenis sumber alam tidak menimbulkan rangsangan untuk penggunaan lebih lanjut. Di pihak lain dapat juga kita bayangkan adanya paling sedikit dua situasi yang mempunyai kesan merangsang itu.
Contoh :
Suatu jenis hewan sedang mencari berbagai sumber makanan. Kemudian didapatkan suatu jenis tanaman yang melimpah di alam, maka hewan tersebut akan memusatkan perhatiannya kepada penggunaan jenis makanan tersebut. Dengan demikian, kenaikan sumber alam (makanan) merangsang kenaikan pendaya-gunaan.

6. Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan dari pada saingannya, cenderung berhasil mengalahkan saingannya.
Pengertian :
Asas ini aalah pernyataan teori Darwin dan Wallace. Pada jasad hidup terdapat perbedaan sifat keturunan dalam hal tingkat adaptasi terhadap faktor lingkungan fisik atau biologi. Kemudian timbul kenaikan kepadatan populasinya sehingga timbul persaingan. Jasad hidup yang kurang mampu beradaptasi yang akan kalah dalam persaingan. Dapat diartikan pula bahwa jasad hidup yang adaptif akan mampu menghasilkan banyak keturunan daripada yang non-adaptif.
Contoh :
Mula-mula di bukit pasir tumbuhan pelopor itu kemudian berhasil mengubah keadaan lingkungan. Pada perkembangan berikutnya, serangkaian spesies lain yang lebih adaptif dengan keadaan lingkungan barulah yang datang mengganti, dan tumbuhan pelopor kemudian tersisihkan. Proses penggantian spesies secara berurutan inilah yang dikenal swbagai proses suksesi.

7. Kemantapan keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam yang “mudah diramal”.
Pengertian :
Mudah diramal pada asas 7 ini maksudnya adalah adanya keteraturan yang pasti pada pola faktor lingkungan pada suatu periode yang relatif lama. Terdapat fluktuasi turun-naiknya kondisi lingkungan di semua habitat, tetapi mudah dan sukarnya untuk diramal berbeda dari satu habitat ke habitat lain. Dengan mengetahui keadaan optimum pada faktor lingkungan bagi kehidupan suatu spesies, maka perlu diketahui berapa lama keadaan tersebut dapat bertahan.
Contoh :
Keadaan iklim yang stabil dalam waktu yang lama tidak saja akan melahirkan keanekaragaman spesien yang tinggi, tetapi juga akan menimbulkan keanekaragaman penyebaran kesatuan populasi.

8. Sebuah habitat dapat jenuh atau tidak oleh keanekaragaman takson, bergantung kepada bagaimana nicia dalam lingkungan hidup itu dapat memisahkan takson tersebut.
Pengertian :
Kelompok taksonomi tertentu dari suatu jasad hidup ditandai oleh keadaan lingkungannya yang khas (nicia), tiap spesias mempunyai nicia tertentu. Spesies dapat hidup berdampingan dengan spesies lain tanpa persaiangan, karena masing-masing mempunyai keperluan dan fungsi yang berbeda di alam.
Contoh :
Burung dapat hidup dalam suatu keadaan lingkungan yang luas dengan spesies yang kurang beraneka ragam, karena burung mempunyai kemampuan menjelajah.
Tumbuhan dan serangga mempunyai gerakan terbatas, sehingga hanya dapat memanfaatkan bahan makanan disekitarnya. Oleh sebab itu tumbuhan dan serangga lebih responsif terhadap lingkungan terbatas dibandingkan dengan burung.
Tumbuhan dan serangga bila ada perubahan biokimia yang halus saja dapat menyebabkan perbedaan genetika dalam perjalanan evolusinya. Jadi dalam waktu yang lama keanekaragaman serangga dan tumbuhan meningkat, kemudian hidup dalam bentuk nicia suatu lingkungan.

9. Keanekaragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomasa dibagi produktivitas.
Pengertian :
Asas ini mengandung arti, bahwa efisiensi penggunaan aliran energi dalam sistem biologi akan meningkat dengan meningkatnya kompleksitas organisasi sistem biologi dalam suatu komunitas.
Contoh :
Spesies bertambah dan terdapat juga tumbuhan dalam bentuk komunitas tumbuhan yang berlapis-lapis.


10. Pada lingkungan yang stabil perbandingan antara biomasa dengan produktivitas (B/P) dalam perjalanan waktu naik mencapai sebuah asimtot.
Pengertian :
Sistem biologi menjalani evolusi yang mengarah kepada peningkatan efisiensi penggunaan energi dalam lingkungan fisik yang stabil, dan memungkinkan berkembangnya keanekaragaman.
Contoh :
Apabila suatu masyarakat berkembang semakin maju, memang secara keseluruhan ada penurunan harga energi per unit produksi kotor nasional (gross national product), tetapi pada waktu yang sama produksi kotor nasional per kapita naik dengan sangat cepat, sehingga terdapat peningkatan pengeluaran energi per orang.

11. Sistem yang sudah mantap (dewasa) mengekploitasi yang belum mantap (belum dewasa).
Pengertian :
Asas 11 ini mengandung arti ekosistem, populasi atau tingkat makanan yang sudah dewasa memindahkan energi, biomasa, dan keanekaragaman tingkat organisasi ke arah yang belum dewasa. Dengan kata lain, energi, materi, dan keanekaragaman mengalir melalui suatu kisaran yang menuju ke arah organisasi yang lebih komplek. Dari subsistem yang rendah keanekaragaman nya ke subsistem yang tinggi keanekaragamannya.
Contoh :
Tenaga kerja dari ladang,kampung, kota kecil mengalir ke kota besar(metropolitan) karena keanekaragaman kehidupan kota besar melebihi tempat asalnya. Atau cendekiawan yang berasal dari daerah enggan kembali ke asalnya, karena taraf keanekaragaman penghidupan kota besar lebih tinggi dari daerah asalnya. Dengan demikian keahlian, bakat, tenaga kerja mengalir dari daerah yang kurang ke daerah yang lebih beraneka ragam corak penghidupannya.

12. Kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat bergantung pada kepentingan relatifnya dalam keadaan suatu lingkungan.
Pengertian :
Populasi dalam ekosistem yang belum mantap, kurang bereaksi terhadap perubahan lingkungan fisiko-kimia dibandingkan dengan populasi dalam ekosistem yang sudah mantap. Populasi dalam lingkungan dengan kemantapan fisikokimia yang cukup lama, tak perlu berevolusi untuk meningkatkan kemampuannya beradaptasi dengan keadaan yang tidak stabil.
Contoh :
Adaptasi secara tiba-tiba oleh serangga dan ikan yang berwarna semarak di daerah tropika yang kaya keaneragaman.

13. Lingkungan yang secara fisik mantap memungkinkan terjadinya penimbunan keanekaragaman biologi dalam ekosistem yang mantap, yang kemudian dapat menggalakkan kemantapan populasi lebih jauh lagi.
Pengertian :
Pentingnya memperluas ruang lingkup ekologi murni menjadi ilmu lingkungan yang memiliki batasan lebih luas.
Contoh :
Jumlah spesies tumbuhan dan hewan habis di eksploitasioleh manusia dan menyebabkan semakin lama jumlahnya semakin sedikit. Maka dari itu, perlu diperlukan suatu ilmu untuk menjaga ekosistem ini tetap berjalan baik

14. Derajat pola keteraturan naik-turunnya populasi tergantung pada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang nanti akan mempengaruhi populasi itu.
Pengertian :
Asas 14 ini merupakan kebalikan asas 13, tidak adanya keaneka ragaman yang tinggi pada rantai makanan dalam ekosistem yang belum mantap, menimbulkan derajat ketidak stabilan populasi yang tinggi.
Contoh :
Burung elang sangat tergantung pada tikus tanah sebagai sumber makanan utama, dan tikus tanah sangat bergantung pada spesies tumbuhan, tumbuhan tersebut tergantung pada jenis tanah tertentu untuk hidupnya.

Hubungan berlogika di antara 14 asas dasar dalam ilmu lingkungan

Obat Mahal Belum Tentu Efektif

JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat masih mengeluhkan biaya pengobatan yang mahal karena harga obat-obatan dinilai tidak terjangkau. Walau begitu, mahalnya obat-obatan tersebut belum tentu sebanding dengan keefektifan obat tersebut dalam menyembuhkan.

Menurut pakar Ekonomi Kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), Hasbullah Thabrany, banyak pemborosan terjadi di masyarakat akibat penggunaan obat murah yang kurang efektif atau obat mahal yang tidak tepat.

"Obat murah sering tidak diyakini efektif oleh pasien dan dokter, sementara obat yang harga satuannya tampak mahal belum tentu cost effective dalam jangka panjang. Akibatnya, banyak pemborosan terjadi, baik karena penggunaan obat murah tapi kurang efektif maupun obat mahal yang tidak tepat," ucap Hasbullah di Jakarta, Rabu (13/1/2010).

Karena itu, kata dia, diperlukan lebih banyak riset lagi terkait dengan keefektifan obat-obatan. "Kalau dia bisa ngobatin dengan cepat, ya dia efektif. Karena itu, perlu ada riset-riset yang banyak tentang itu," tandasnya.

Lebih lanjut Hasbullah menyampaikan, obat menjadi mahal karena masyarakat saat ini masih merogoh kocek dari kantongnya sendiri, belum memanfaatkan asuransi sosial dan jaminan kesehatan. "Harus dengan asuransi atau ditanggung oleh negara," katanya.

Biaya kesehatan, lanjutnya, akan semakin mahal dari tahun ke tahun. Hal tersebut terkait tiga hal, yaitu banyaknya jumlah penduduk tua, biaya pengobatan yang mahal, dan standar hidup yang naik.

sumber :  klik disini

Tips n Trik: Mengurangi Global Warming

Semua pasti pada tahu tentang Global Warming, kan? Kalau kamu mengaku peduli pada lingkungan, kamu juga harus ikut menjaga lingkungan. Hal kecil bisa berdampak besar untuk lingkungan kita.

1. Hemat air. Jangan berlama-lama ketika mandi. Ingat! Hemat air bisa mengurangi efek global warming.


2. Di rumah suka menggunakan mesin cuci? Jangan gunakan mesin pengeringnya. Lumayan kan bisa hemat CO2 sampai 300kg/tahun.


3. Sering laundry baju di binatu? Sebaiknya tolak plastik pembungkusnya. Atau khusus pesanan kamu, minta dimasukan ke kantong yang bisa dipake berulang-ulang. Mengurangi penggunaan plastik, juga membantu mengurangi Global Warming, loh.


4. Pilih TV flat screen monitor dibandingkan monitor tabung. Selain hemat energi, bikin mata tidak cepat lelah juga.


5. Finish your food! Jangan pernah sisakan makanan, karena sisa makanan merupakan sumber sampah yang besar. Jadi, pesan makanan sesuai kemampuan kamu.

Masih banyak lagi hal-hal kecil yang bisa kita lakukan. Yuk, mulai sekarang, perhatikan apa yang kita lakukan dan efeknya bagi lingkungan sekitar kita.
sumber : kompas.com
ADVERTISER
  • ROXX SHARE
  • PRESENTS
  • WIDGETS
  • TEMPLATES
  • WORM TECHNIQUES
  • INSPIRATIONS

Tinggalin JejakMU


ShoutMix chat widget

Recent Comments

Popular Posts